Category: Berita

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) menjadi isu yang sangat penting dan strategis, karena perlindungan HKI erat kaitannya dengan perdagangan global. Dalam dunia bisnis, hal yang tidak lepas dari HKI seperti paten, merek, hak cipta, perlindungan varietas tanaman dan lain lain. Hal ini juga merupakan intangible aset Perdagangan intangible asset juga mendominasi di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jerman, Korea.

“Sejarah sudah membuktikan bahwa banyak sekali bisnis yang tumbuh dan meraup keuntungan yang sangat besar karena mereka mampu memanfaatkan kekuatan invention mereka. Satu perusahaan dapat memiliki puluhan bahkan ratusan paten, sehingga mereka dapat menciptakan produk-produk yang revolusioner dan menjadi perusaahaan teknologi terkemuka di dunia”, papar Dr Retno Sri Hartati Mulyandari yang mewakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dalam sambutan pembukaan bimtek HKI (7/8/2018) di IPB ICC Bogor.

Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Inventor dan Pengelola KI dalam Penyusunan dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual yang mengusung tema Percepatan Invensi Pertanian Bernilai Kekayaan Intelektual menuju Inovasi, diselenggarakan oleh Balitbangtan pada tanggal 7 – 10 Agustus 2017 bertempat di IPB International Convention Centre, Bogor, yang diikuti tidak kurang dari 70 pejabat struktural dan inventor dari UK/UPT lingkup Balitbangtan dan finalis agriventor 2017.

Balitbangtan sampai Juni tahun 2018 melalui Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP) telah mendaftarkan sebanyak 335 paten dan 153 di antaranya granted.  Secara nasional, berbasis data dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (2018), Balitbangtan merupakan lembaga terbanyak penghasil paten granted sampai dengan tahun 2017. Selain itu, Balitbangtan juga telah menghasilkan lebih dari 500 varietas didaftarkan dan 108 varietas unggul tanaman di antaranya yang telah dimohonkan untuk dilindungi (64 di antaranya telah terbit sertifikat PVT).  

Balitbangtan juga telah melakukan kerjasama alih teknologi secara komersial (lisensi) dengan para pelaku usaha/industri untuk mempercepat pemanfaatan invensi yang bernilai kekayaan intelektual oleh masyarakat.  Sampai 2017, Balitbangtan telah berhasil  menggaet sekitar 93 mitra pelisensi dengan lebih dari 130 invensi yang dilisensi secara komersial.

Kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh Balitbangtan melalui Balai PATP bekerjasama dengan SMARTD ini, sekaligus mengawali kegiatan Agro Inovasi Fair on the spot yang dilaksanakan mulai 8-13 Agustus 2018 di Balai PATP.

Copyright © 2018 SMARTD. (Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Disseminations).