Category: Berita

Pada bulan November 2018 telah diselenggarakan workshop “Sistem Promosi dan Insentif Untuk Meningkatkan Kapasitas Peneliti Lingkup Balitbangtan” dengan tujuan mendapatkan rekomendasi tentang sistem promosi dan insentif yang tepat untuk peneliti dalam rangka peningkatan kompentensi dan kapabilitas. Peserta workshop berjumlah 150 orang. Workshop dibuka oleh Sekretaris Balitbangtan dan dihadiri oleh Ka Bagian TU dan perwakilan Peneliti dari UK/UPT lingkup Balitbangtan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat  yang diharapkan hasil workshop dapat diinformasikan oleh perwakilan yang hadir tersebut kepada seluruh peneliti di masing-masing UK/UPT lingkup Balitbangtan.

Workshop Sistem Promosi dan Insentif Untuk Meningkatkan Kapasitas Peneliti Lingkup Balitbangtan ini menghasilkan rumusan sebagai berikut:

  1. Balitbangtan saat ini memiliki SDM sebanyak 6201 orang yang 24% diantaranya adalah Peneliti yang jumlahnya terus berkurang di tahun-tahun mendatang di samping sudah mencapai batas usia pensiun (BUP) juga sebagai dampak atas berlakunya PP No. 11, 2017.   
  2. Peta Jabatan agar direvisi supaya Formasi Jabatan dapat menampung kenaikan jenjang /mutasi Peneliti berlangsung dengan lancar.
  3. Program diklat semua jabatan fungsional dan umum perlu dirancang dengan cermat agar kapasitas dan kinerja Balitbangtan dapat terjaga dalam melaksanakan dan mengantisipasi dinamika pembangunan pertanian
  4. Permentan No. 10 tahun 2015 tentang Pedoman Tugas Belajar perlu penyempurnaan berkenaan dengan batas usia sebagai persyaratan petugas belajar terkait dengan Perka LIPI No. 14, 2018 
  5. Balitbangtan disamping memiliki pejabat fungsional Peneliti juga memiliki 13 jenis pejabat fungsional lainnya yaitu Teknisi Litkayasa, Penyuluh Pertanian, Arsiparis Pustakawan, Analis Kepegawaian, Perekayasa, Pranata Humas, Pranata Komputer, Perencana, Perancang Undang-undang, Medik Veteriner dan Fungsional Umum.
  6. Balitbangtan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas peneliti dan pejabat fungsional lainnya menyelenggarakan program tugas belajar tingkat D3, S1, S2 dan S3 baik di dalam dan di luar negeri sebanyak 6 orang (D3), 5 orang (S1), 273 orang (S2) dan 192 orang (S3) orang dalam kurun waktu 2013-2018 dengan tingkat keberhasilan 98% sampai November 2018.
  7. Pengusulan dan penggunaan dana untuk kegiatan penelitian agar mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan seperti Standar Biaya Masukan dan Standar Biaya Keluaran Bidang Penelitian dengan mempertimbangkan kondisi atau ketersediaan anggaran masing-masing Kementerian.
  8. Pembiayaan kegiatan penelitian ditentukan berdasarkan jenis penelitian dan penilaian oleh Tim Reviewer untuk mengelompokan kegiatan penelitian (proposal) dalam grade A (100%), grade B (75%) dan grade C (60%).  
  9. Peraturan Kemenristekdikti yang baru telah mengakomodasikan tujuan promosi dan insentif Peneliti. Global Competitive Index Indonesia berada pada posisi 35, sementara jumlah publikasi ilmiah masuk dalam peringkat ke 2 di ASEAN pada tahun 2018. Hal ini mencerminkan promosi dan insentif peneliti memberikan dampak positif bagi perkembangan iptek di Indonesia.
  10. Balitbangtan telah memiliki 30 jurnal ilmiah, yang 24 jurnal diantaranya terakreditasi pada kategori 2 berdasarkan akreditasi SINTA. Untuk menjaga keberlanjutan jurnal ilmiah diperlukan revisi terkait dengan kredit point editor atau anggota Dewan Redaksi dan peningkatan insentif dalam SBM.
  11. Balitbangtan dapat memanfaatkan program promosi dan insentif Kemenristekdikti terkait dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, program riset, dan fasilitasi publikasi ilmiah.
  12. Peneliti wajib mencermati dan memahami serta mengubah cara pandang lama terkait dengan Peraturan LIPI No. 14, 2018 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti. Para peserta yang hadir dalam sosialisasi ini diharapkan dapat menyampaikan kepada para peneliti di lingkungan kerjanya hingga tingkat UPT.
Copyright © 2019 SMARTD. (Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Disseminations).